Tak mungkin mengharap muk'jizat Mu karena aku bukan nabi dan rosul Mu,
manusia yang paling mulia utusan mu..
Tak mungkin mengharap wahyu Mu karena aku bukan malaikat Mu
makhluk yang paling suci dan setia menyembah Mu..
Sedikit kemungkinan mengharap cinta Mu karena hatiku berdusta pada Mu..
Sedikit kemungkinan mengharap pertolongan Mu karena aku kikir pada nikmat Mu..
Sedikit kemungkinan mengharap pahala Mu karena aku banyak menumpuk dosa..
Sedikit kemungkinan mengharap ampun Mu karena aku terlalu khilaf menunaikan perintah Mu..
Sedikit kemungkinan mengharap hidayah Mu karena aku terlampau lalai mengabaikan ajaran Mu..
Sedikit kemungkinan mengharap ridho Mu karena aku durhakai orang tuaku..
Merujuk pada sebuah cerita " Empat Lilin "
Ada empat lilin yang menyala, sedikit demi sedikit habis meleleh. suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka yang pertama berkata : "Aku adalah keindahan" namun manusia tak mampu menjagaku, maka lebih baik aku mematikan diriku saja! Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam. yang kedua berkata : "Aku adalah kasih sayang". "sayang aku tak berguna lagi". "Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala". Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya. Dengan sedih giliran lilin ketiga bicara : "Aku adalah cinta". "Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala". "Manusia saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya". Tanpa menunggu waktu lama maka matilah lilin ketiga. Tanpa terduga, seorang anak saat itu masuk kedalam kamar dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata : "Eh apa yang terjadi? kalian harus tetap menyala, aku takut akan kegelapan!" lalu ia menangis tersedu-sedu. Lalu dengan terharu lilin keempat berkata : "Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga lilin lainnya". Akulah HARAPAN dengan mata bersinar sang anak mengambil lilin harapan lalu menyalakan kembali ketiga lilin lainnya.
Apa yang tidak mati hanyalah HARAPAN yang ada didalam hati kita dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali keindahan, kasih sayang dan cinta dengan HARAPAN nya.
Harapanlah yang membuat orang untuk lebih hidup lagi dimasa sekarang dan masa yang akan datang. Jadi jangan padamkan semangat dan harapanmu untuk hidup yang lebih baik lagi.









0 komentar orang bijak:
Posting Komentar