Alam sahabatku.. Perhiasan jagat raya ini..
Emas dan perak sekalipun tak dapat mengalahkan keindahanmu
Emas dan perak hanya akan terlihat cantik dan indah bila kepada siapa ia tersimpan
Hanya engkau yang mampu memberikan keindahan dimanapun kau terjaga dan berada
Aku tahu kau tak sekikir abu jahal.
Kau berbagi kawan denganku,
Bunga yang begitu indah dengan rupa dan warna warninya,
Rumput yang seolah tak ingin terpisahkan menemani tumbuhnya bunga-bunga
Hutan yang begitu damai dengan keseragaman daun-daun yang melambaikan hijaunya
Tanah yang selalu setia dengan warna coklat kemerah-merahannya
Air yang begitu rajinnya terus mengalir ke tepian
Langit yang begitu lapang dan berbagi birunya juga putihnya awan
Matahari yang tak pernah mengurangi hangat sinarnya
Angin dengan gesitnya menyelusup ribuan daun
menciptakan hempasan suara khas menggelitik bulu kuduk menitipkan kesejukan.
Janganlah menangis apalagi kau torehkan marahmu
Janganlah simpan dendam, biarlah tangan tuhan yang mengadilinya
Jangan kau rusak indahmu karna kekejaman mereka.
Ketika kami sibuk merubah kodrat sang illahi
Hanya kau yang mampu tampil apa adanya
Karna hanya kau yang punyai kealamian sejati.
Masihkah engkau sudi membagi keindahan kalian pada kami yang tak pernah luput dari dosa yang seakan tak terasa. Ampuni kami karna tak dapat saling menjaga dan berusaha untuk hidup lebih tertata..
Iah aku mengerti..
Jika bulan dan matahari dapat berkata, mungkin mereka telah jenuh.
Siang dan malam hanya menyinari makhluk-makhluk yang senantiasa gelap hatinya.
Jika tanah dapat berkata, mungkin ia sudah lelah.
Selalu dipijak oleh makhluk-makhluk yang tidak punyai arah tujuan
dan selalu melangkah dalam kemaksiatan.
Jika langit dapat berkata, mungkin ia telah jera.
Selalu memberi keteduhan pada jiwa-jiwa yang jauh dari kedamaian.
Jika air dapat berkata, mungkin ia telah menggelengkan kepalanya sebagai tanda penolakan
Karena selalu memberi kenikmatan pada jiwa-jiwa yang kehausan akan nikmat dari-Nya.
Jika setiap makanan dapat berkata, mungkin ia sudah memakan dirinya sendiri hingga habis
Karna ia tak ingin lagi selalu memberi kepuasan pada setiap raga yang kelaparan akan ayat-ayat suci-Nya.
Jika angin dapat berkata, mungkin ia akan bungkam seribu bahasa tak lagi meniupkan semilirnya Karna selalu memberi kesejukan pada setiap raga yang terpisah dari ketentraman hati dan pikiran.
Dan jika seluruh alam dapat berkata, mungkin telinga ini berdengung keras
karna seluruh alam ikut berbincang, sebab mereka sudah tak mampu lagi
menampung makhluk-makhluk yang penuh dan berat akan bergelimpangan dosa.
Naudzubilahimindzalik..
Kita hidup berdampingan teramat salah jika kita saling merusak,
Sahabatku, alamku terimalah kami seperti apa adanya kalian menampilkan diri.
Indahmu telah berhasil meghilangkan penat berjuta jiwa
Jangan khawatir masih banyak yang pedulikan dirimu
Karna keaslianmu telah mampu membius dan menghipnotis seribu pasang mata memandang..








0 komentar orang bijak:
Posting Komentar