Meski tak tersirat keindahan dalam tubuhku
Tapi ini adalah auratku dan syahwat bagimu
Jangan nodai cinta kita dengan pandangan yang buramkan hati
Terawat selalu dalam istiqomahku tuk jaga hati
Hingga semuanya menjadi halal bagimu dan pahala bagiku
Karena Dia pemegang teguh cinta yang hakiki
Telah janjikan surga taruhan Nya
Lurusnya jalan tak selalu mulus
Rayuan syaiton membisikan sejuta bahkan lebih
Godaan menggoyahkan iman dalam hati
Menjelma hasrat dalam diri
Terkurung dalam nyawa
Namun aksinya tak selalu begitu
Beribu ide hancurkan pendirian
Tuk kokohkan agamaku
Sosoknya tersebar jadi apapun dan siapapun yang dikenal
Yang disayang bahkan yang dipercaya sekalipun itu
Wahai diriku. . .
Jangan takut karena Dia telah ikatkan dengan rekat tali perjodohan padamu
Bersiaplah temui seseorang dengan cerminan dirimu sendiri
Cerminan seperti apa yang kau dapati
Yang bersih bersinar tuk bercermin
Atau yang kotor tak terawat
Persiapkanlah cerminmu
Bersihkan dengan siraman rohani
Cerahkan dengan cahaya iman dan takwa
Dipasang dengan ketaatan bersumber dari ilahi
Dihiasai dalam sunyinya lantunan suci ayat-ayat cinta Nya
Mengertilah karena ku harap kau yang seharusnya lebih mengerti sebagai imamku kelak
Kuakui diri yang hina ini terlalu sombong bagimu meski tak ada niat mengacuhkanmu
Biarkan aku begini saat ini asalkan kesombonganku
yang akan menjaga kemuliaan kita dari kejamnya fitnah dunia dan akhirat.
Maafkan aku karena harus aku bukan dia dan
mereka yang berada dibelakangmu menjadi ma'mum dalam shalatmu ditunaikan.
Biarkan aku dengan keacuhanku mengacuhkan mu dari kenikmatan dunia
karena akhirat itulah tempat sesungguhnya bagi penikmat kesabaran.
Tak usah iri dengan kenikmatan dunia yang ditawarkan dan
tak seberapa dirasakan namun menyiksa kita di akhirat nanti.
Tak usah hiraukan para lisan mencaci tak gaul lah, minder lah,
ketinggalan zaman atau kuper dan yang lainnya
Asalkan semua itu menjaga kita dari laknatnya sang pencipta.
Ada kekuatan dalam hati tuk bersamamu namun
ku sembunyikan itu untuk menguji ketaatanku
sambil berperang mengalahkan perangai cerdiknya musuh umat muslim.
Apalah artinya diriku yang lemah ini dihadapan Allah yang maha berkuasa
atas segala upaya yang telah diraih sebagai upayaku tuk jemput rahmat Nya.
Mungkin diriku berlaga sok suci tak apalah asalkan kesucianku
dapat melindungiku dari panasnya api neraka
Maha besar Allah yang akan mempersatukan kita kelak
Bersabarlah sejak dini karena kekecewaan yang lebih banyak kau dapati
dari keterbatasanku menguji keikhlasan dan kesabaran,
bersanding mengayuh pedal kehidupan dan mengisi catatan pribadi hatiku.
Siapapun kamu dibalik rahasia janji Allah
kuharap kau yang selalu terjaga dalam ikhtiarmu tuk peroleh ridho Nya
Dimanapun kamu kuharap akhlak shalehmu lah yang akan mempertemukan kita
Bagaimanapun keadaanmu kuharap kamu yang selalu dekat dengan Nya
Karena semua itu yang akan menjadi panutan dan tuntunan
yang membanggakan bagi titipan Nya kepada kita kelak
jika Dia mengijinkan nya kita sebagai seorang ayah dan ibu bagi mereka buah hati kita.
Apapun harapanku semoga menjadi yang terbaik bagi Nya dan bagi ku juga bagi mu
Amin. . .









0 komentar orang bijak:
Posting Komentar