Kamis, 03 Februari 2011

Pengakuan

Keterbatasanku menyapa keraguan dalam balutan kebodohan dan keterbelakangan pemikiran hidup menuju akhirat yang diperssembahkan dalam ungkapan penyesalan ini. . .


Ilmu dan amalku dengan dosaku miliki persamaan yang begitu tipis yakni sama-sama tidak terhitung
Ilmu dan amalku tak terhitung bukan karena sangat banyaknya yang diperoleh dan dilakukan tapi karena tak ada yang dapat dihitung sebagai perwujudan syukurku selaku ciptaanNya sungguh berbanding terbalik dengan Dosaku yang tak terhitung jumlah banyak dan tingkat keseringannya


Sungguh malu dan hinanya diri ini ketika terlintas pertanyaan dalam hati "Apakah kau cinta dengan Nya Dia yang kau akui sebagai Tuhanmu sang penguasa segala yang bernyawa" 
      Hanya terdiam terpaku tak ada jawaban yang baku bukan tak mampu lisan ini mengatakan Ya namun hati tak dapat berdusta karena raga ini belum sanggup membuktikan apa yang seharusnya terucap dilisan dan diyakini dalam hati sesungguhnya
Ampuni diri ini bukan maksudku mendua tak peduli dengan makhlukMu yang lain yakni karena tak mampu seorang diri jemput rahmat dan hidayah Mu yang kau janjikan kepada umat Mu yang tak mampu menghadirkan ketakwaan dalam hati


     Harapku terucap inginkan Kau dapat mengirim ridho Mu kepadanya tuk temaniku mencari inayah Mu menuju megahnya surgaMu melewati fananya dunia ini sebagai satu cara tuk dapatkan kasih dan cinta Mu yang kau sebar dengan taburan indahnya ikhlas dan nikmatnya sabar dalam penantianku bersanding dengan makhluk terbaik pilihan Mu. . .

0 komentar orang bijak:

Posting Komentar

 

Renunganku Template by Ipietoon Cute Blog Design