Tak ada yang bisa diandalkan
Tak ada yang bisa diharapkan
Kecuali hanya pada Nya
Itulah hidup yang selama ini umat manusia begitu perjuangkan
Semata demi nafsu duniawi namun seringkali merasa lupa diri
Ataukah tak tak tau diri
Entahlah. . .
Seakan-akan ini semua segalanya
Yang bisa memberikan kepuasan
Yang hanya seketika dan sementara
Mustahil abadi kecuali akhirat nanti
Daripada tidak sama sekali
Mungkin alangkah baiknya
Sesekali jiwa ini harus mawas diri
Hidup ini hanyalah perjalanan yang berujung
Sebagai perantara menuju jalan kekal Nya
Ingin begini begitu hanya sekedar berusaha yang dicapai
Tentu saja hanya Dia lah yang maha berkuasa atas segalanya
Sebagai perantara menuju jalan kekal Nya
Ingin begini begitu hanya sekedar berusaha yang dicapai
Tentu saja hanya Dia lah yang maha berkuasa atas segalanya
Semua tau. . .
Semua menyadari. . .
Semua meyakini. . .
Semua menyadari. . .
Semua meyakini. . .
Tak ada yang paling agung dalam luasnya semesta ini
Kecuali hanya Dia lah yang hanya satu
Yang tak pernah mengabaikan sekian hamba Nya
Yang selalu taat ataupun lalai pada Nya
Tak terbalas nikmat yang Kau beri
Tak terhitung salah ku yang diperbuat
Tak tau seberapa besar yang telah dipersembahkan sebagai amalku
Sungguh tak pantas diri ini menghuni nikmatnya istana Mu
Namun tak sanggup jika harus menerima pedihnya siksa Mu
Kecuali hanya Dia lah yang hanya satu
Yang tak pernah mengabaikan sekian hamba Nya
Yang selalu taat ataupun lalai pada Nya
Tak terbalas nikmat yang Kau beri
Tak terhitung salah ku yang diperbuat
Tak tau seberapa besar yang telah dipersembahkan sebagai amalku
Sungguh tak pantas diri ini menghuni nikmatnya istana Mu
Namun tak sanggup jika harus menerima pedihnya siksa Mu
Sebelum semua terlambat
Sebelum rasa sesal menjadi nyata
Ku mohon ijinkanku merasakan indahnya dunia Mu
Dengan selalu menyembah Mu disisa waktuku yang Kau beri
Sebagai satu cara tuk menghadap Mu nanti dalam megahnya surga Mu
Sebelum rasa sesal menjadi nyata
Ku mohon ijinkanku merasakan indahnya dunia Mu
Dengan selalu menyembah Mu disisa waktuku yang Kau beri
Sebagai satu cara tuk menghadap Mu nanti dalam megahnya surga Mu









0 komentar orang bijak:
Posting Komentar